Pesan buat WANITA

1) Tetaplah pada sunnah dan ikuti serta pelajarilah Sunnah rasul salallahulaihiwasalam dan fahami Islam sebenarnya.

Barangsiapa yang maksiat kepada Allah dan Rasul-Nya maka ia hanya akan mencelakakan dirinya sendiri dan tidak akan mencelakakan Allah sedikitpun. Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda:
((كُلُّ أُمَّتِي يَدْخُلُونَ الجَنَّةَ إلاَّ مَنْ أبَى ، قَالُوا : يَا رَسُولَ اللهِ وَمَنْ يَأْبَى ؟ قَالَ : مَنْ أطَاعَنِي دَخَلَ الجَنَّةَ ، وَمَنْ عَصَانِي فَقَدْ أبَى))
“Semua umatku akan masuk surga kecuali orang yang menolak” Mereka bertanya: “Ya Rasulullah! Siapakah orang yang menolak itu? Beliau menjawab: “Siapa yang taat kepadaku akan masuk surga dan siapa yang maksiat kepadaku maka ia telah menolak.” (hadith sahih riwayat bukhari)

2) Hendaklah adik-adik mempelajari ilmu-ilmu Islam sedalam-dalamnya setakat mampu dan usahlah terpedaya dengan tipuan dunia. Termasuk tipuan dunia ialah sijil-sijil dan ijazah...juga yg sepertinya...saya hairan mengapa terdapat ramai merasa gembira jika sudah menghabiskan pengajian selama 4 thn dan beroleh ijazah..? apa yg merasa gembira sangat dengan ilmu yg sekadar 4 thn ? itu belum ditolak dgn cuti, ditolak dengan malas dan belum ditolak dgn pengajian selama 4 thn hanyalah dengan menghadiri kelas, membaca nota dekat2 periksa dan lulus kemudian balik setelah beroleh ijazah ??? itukah yg dikatakan menuntut ilmu ? itukah yg dibanggakan ?
sedangkan kitab-kitab khazanah umat Islam tersimpan begitu saja tanpa disemak dan dikaji dan dibuka...
Apakah adik-adik merasa sudah puas dgn ilmu 4 thn ? terutama adik-adik yg belajar agama...adakah adik-adik merasa alim ? dgn ilmu 4 thn itu adik-adik boleh menjawab segala soal jawab agama kpd adik ? lalu berfatwa dgn hukum-hukum yg akhirnya menyesatkan orang ??? atau sekurangnya bertaqlid kpd org lain.???

3) hendaklah adik2 semua menjaga aurat dan memelihara maruah..
Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalambersabda:
((سَيَكُونُ فِي آخِرِ أُمَّتِي نِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ ، عَلَى رُؤُوسِهِنَّ كَأَسْنِمَةِ البَخْتِ ، اِلْعَنُوهُنَّ فَإنَّهُنَّ مَلْعُونَاتٌ))
“Akan ada pada akhir umatku nanti wanita-wanita yang berpakaian tapi telanjang, kepala mereka bagaikan pundak (punggung) unta, laknatlah mereka karena mereka adalah wanita-wanita yang pantas dilaknat.” (hadith sahih).
ingatlah adik-adik semua merupakan fitnah yg besar kpd lelaki spt sabda baginda Shalallahu ‘alaihi wassalambersabda:((فَاتَّقُوا الدُّنْيَا وَاتَّقُوا النِّسَاءَ ، فَإنَّ أوَّلَ فِتْنَةِ بَنِي إسْرَائِيلَ كَانَتْ في النِّسَاءِ))
“Takutlah pada dunia dan takutlah pada wanita karena fitnah pertama pada Bani Israel adalah pada wanita.” (hadith sahih).
“Tidaklah berkumpul seorang lelaki dan wanita, kecuali Syaithan bersama mereka”. (H.R. Ahmad, Tirmidzi dan Hakim) .
Tidak memakai wangi-wangian. Hal ini telah diperingatkan oleh Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam : “Sesungguhnya seorang wanita yang memakai wangi-wangian kemudian melewati kaum (laki-laki) bermaksud agar mereka mencium aromanya, maka ia telah melakukan perbuatan zina”. (H.R. Tirmidzi)

4) hendaklah adik-adik semua menetap diri di rumah dan elakkan berjalan-jalan keluar tanpa keperluan lebih-lebih lagi untuk musafir ke tempat yg jauh tanpa keperluan. Siapakah contoh adik-adik..apakah adik-adik tidak melihat kpd Fatimah ra, Aisyah ra, Khadijah ra dan lain-lain ummul mukminah serta wanita utama Islam yg mana mereka tidaklah hebat dlm lapangan dakwah / jemaah / tetapi mereka hebat dlm lapangan isteri dan menetap diri menjaga maruah mereka...dan itulah punca mereka diagungkan dlm sejarah islam...Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلاَ تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الجَاهِلِيَّةِ الأُولَى
“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah.” (Q.S. Al-Ahzab: 33) dan semoga adik tidaklah keluar musafir tanpa teman muhrim..kerana baginda berpesan “Tidaklah bepergian (musafir) seorang wanita kecuali bersama muhrim”. (H.R. Bukhari)
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda :“Janganlah wanita melakukan safar selama 3 hari kecuali bersama mahramnya.” (Hadits shahih, dikeluarkan oleh Bukhari 2/54, Muslim 9/106, Ahmad 3/7, dan Abu Dawud 1727 Imam Al Baghawi mengatakan : “Ulama sepakat bahwa dalam perkara yang bukan wajib tidak dibolehkan bagi wanita melakukan safar kecuali disertai oleh suami atau mahram yang lain, terkecuali wanita kafir yang telah masuk Islam di negeri musuh atau tawanan wanita yang telah berhasil meloloskan diri dari tangan-tangan orang kafir, mau tidak mau ia harus keluar dari lingkup mereka dengan tanpa mahram,
walaupun ia seorang diri bila tidak merasa takut.” (Syarhus Sunnah 7/20

5) Semoga adik-adik menjaga wara' dan memelihara diri adik dr terdedah kpd lelaki yg tidak halal pd adik kerana bukankah Allah memerintahkan adik-adik menjaga diri adik-adik ?? sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلاَ يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إلاَّ مَا ظَهَرَ مِنْهَا “Dan katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluan-nya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya.” (Q.S An-Nur: 31) wahai adik-adik...hiasilah dirimu dgn pakaian taqwa...wujudkan malu rasa segan dan rasa taqwa dlm diri adik-adik...!! jauhi dr mencari sesuatu yg bukan halal dan mencari keseronokkan dunia sementara...Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:ياَ بَنِي آدَمَ قَدْ أنْزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُوَارِي سَوْءَاتِكُمْ وَرِيشًا وَلِبَاسُ التَّقْوَى ذَلِكَ خَيْرٌ “Hai anak Adam! Sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian taqwa itulah yang paling baik.” (Q.S. Al-A’raaf: 26) rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda: ((إنَّ لِكُلِّ دِينٍ خُلُقًا ، وَإنَّ خُلُقَ الإسْلاَمِ الحَيَاءُ))
“Sesungguhnya setiap agama itu memiliki akhlak dan akhlak Islam itu adalah rasa malu.” (hadith sahih).

Adik pernahkah adik2 mendengar perihal wanita 2 yg utama dlm Islam ?? mereka bukanlah wanita dan perempuan aktif berpersatuan dan ke sana sini kononnya berjuang..tapi pd hakikatnya melanggar sunnah Islam..mereka juga bukanlah wanita lantang dan wanita besi yg serba boleh...bukan-bukan !!

Tapi Mereka ialah wanita yg disebut dlm riwayat Dari Shofiyah binti Syaibah berkata: “Ketika kami bersama Aisyah ra, beliau berkata: “Saya teringat akan wanita-wanita Quraisy dan keutamaan mereka.” Aisyah berkata: “Sesungguhnya wanita-wanita Quraisy memiliki keutamaan, dan demi Allah, saya tidak melihat wanita yang lebih percaya kepada kitab Allah dan lebih meyakini ayat-ayat-Nya melebihi wanita-wanita Anshor. Ketika turun kepada mereka ayat: “Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya.” (Q.S. An-Nur: 31) Maka para suami segera mendatangi istri-istri mereka dan membacakan apa yang diturunkan Allah kepada mereka. Mereka membacakan ayat itu kepada istri, anak wanita, saudara wanita dan kaum kerabatnya. Dan tidak seorangpun di antara wanita itu kecuali segera berdiri mengambil kain (tirai) dan menutupi kepala dan wajahnya, karena percaya dan iman kepada apa yang diturunkan Allah dalam kitab-Nya. Sehingga mereka (berjalan) di belakang Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam dengan kain penutup seakan-akan di atas kepalanya terdapat burung gagak.” (hadith riwayat sahih).

Allahuakbar !! allahuakbar !!! begitulah adik-adik perihal wanita Islam !! Mereka tidak perlu ada BA (hons) syariah atau Syariah Wal Qanun !!! Mereka juga tidak perlu ada MA atau Phd !!! tapi mereka cukup sahaja memiliki iman dan kepercayaan yg teguh kpeada Allah dan rasulnya...!!!
Sesungguhnya wanita itu adalah aurat, maka apabila keluar, syaithan akan menghiasinya.” (Dikeluarkan oleh Al Bazzar dan At Tirmidzi dan dishahihkan oleh Asy Syaikh Al Albani dalam Irwaul Ghalil jilid I)

6) Usahlah adik-adik terpedaya dengan cinta palsu dan kata-kata manis kaum lelaki...Ingatlah jika benar jodoh adik,,,maka insyaAllah si dia akan melamar adik dengan cara baik !!!ketahuilah, Lelaki yg soleh pasti tidak akan berhajat untuk menjerumuskan kekasihnya ke dalam murka dan maksiat kpeada ALlah swt !!! Dan jika dia bukan soleh ,, maka apakah adik berharap dia akan berubah selepas adik berkahwin dengannya ??? Adik terlalu bermimpi...!!
apakah lelaki yg menghisap rokok dan hariannya diwarnai dgn hiburan, mainan cinta lara dan maksiat akan menjadi pembela Islam dan pembela maruah adik ??? Ataukah hanya akan menjadi pelangsung kepada masalah rumahtangga, pergaduhan suami&isteri masa hadapan, kehidupan yg penuh sengsara ??? ataukah mampu melahir keluarga bahagia dan bertaqawa ???ingatlah adik....bahawa bahagia itu ditangan Allah...Apakah Allah akan memberi bahagia jika adik melakukan perkara yg dimurkainya ???

cukuplah wahai adik-adikku menjadikan hadith ini sebagai peringatan iaitu ...Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda :“Aku melihat ke dalam Surga maka aku melihat kebanyakan penduduknya adalah fuqara (orang-orang fakir) dan aku melihat ke dalam neraka maka aku menyaksikan kebanyakan penduduknya adalah wanita.” (HR. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbas dan Imran serta selain keduanya).
Imam Qurthubi rahimahullah mengomentari hadits di atas dengan pernyataannya : “Penyebab sedikitnya kaum wanita yang masuk Surga adalah hawa nafsu yang mendominasi pada diri mereka, kecondongan mereka kepada kesenangan-kesenangan dunia, dan berpaling dari akhirat karena kurangnya akal mereka dan mudahnya mereka untuk tertipu dengan kesenangan-kesenangan dunia yang menyebabkan mereka lemah untuk beramal. Kemudian mereka juga sebab yang paling kuat untuk memalingkan kaum pria dari akhirat dikarenakan adanya hawa nafsu dalam diri mereka, kebanyakan dari mereka memalingkan diri-diri mereka dan selain mereka dari akhirat, cepat tertipu jika diajak kepada penyelewengan terhadap agama dan sulit menerima jika diajak kepada akhirat.” (Jahannam Ahwaluha wa Ahluha halaman 29-30 dan At Tadzkirah halaman 369

Dari Anas RA berkata bahawa ada tujuh macam pahala yang dapat diterima seseorang itu selepas matinya:-

1) Sesiapa yang mendirikan masjid maka ia tetap pahalanya selagi masjid itu digunakan oleh orang untuk beramal ibadat di dalamnya;

2) Sesiapa yang mengalirkan air sungai selagi ada orang yang minum daripadanya;

3) Sesiapa yang menulis mushaf ia akan mendapat pahala selagi ada orang yang membacanya;

4) Orang yang menggali perigi selagi ada orang yang menggunakannya;

5) Sesiapa yang menanam tanam-tanaman selagi ada yang memakannya baik dari manusia atau burung;

6) Mereka yang mengajarkan ilmu yang berguna selama ia diamalkan oleh orang yang mempelajarinya; dan juga

7) Orang yang meninggalkan anak yang soleh yang mana ianya selalu mendoakan kedua orang tuanya dan beristighfar baginya (anak yang selalu diajari ilmu Al-Quran maka orang yang mengajarnya akan mendapat pahala selagi anak itu mengamalkan ajaran-ajarannya tanpa mengurangi pahala anak itu sendiri).

Abu Hurairah RA berkata, Rasulullah SAW telah bersabda ; "Apabila telah mati anak Adam itu, maka terhentilah amalnya melainkan tiga macam:-

1) sedekah yang berjalan terus (sedekah amal jariah);

2) ilmu yang berguna dan diamalkan;( ilmu yang bermanafaat) dan juga

3) anak yang soleh yang mendoakan baik baginya."( Doa anak yang soleh)

“Sesungguhnya pada diri Rasulullah itu menjadi contoh yang paling baik untuk menjadi ikutan kamu(Uswatun Hasanah) ” (Al-Ahzab 33:21)

Sejarah kelahiran Rasulullah sehingga kewafatannya sangatlah lazim bagi umat Islam. Saban tahun, kita diperingatkan mengenai Rasulullah pada setiap sambutan Maulidur Rasul dan hari-hari kebesaran Islam yang lain. Maka kali ini, kita tidak mahu menjelaskan secara terperinci akan kisah manusia agung ini tetapi menghuraikan salah satu aspek penting yang kita perlu cermati, iaitu Rasulullah sebagai suri tauladan yang terbaik.

Tidak dapat dinafikan lagi bahawa Rasulullah adalah manusia yang paling mulia dan sempurna yang pernah dilahirkan di dunia. Muhammad bin Abdullah selain seorang yang berketurunan mulia, baginda juga dibesarkan dan dididik dengan budi pekerti yang mulia. Kemuliaan dan keindahan akhlak baginda membolehkannya digelar Al-Amin, seorang yang dipercayai. Begitulah Allah mempersiapkan seorang manusia untuk menjadi pemimpin kepada manusia seluruhnya.

muhammad1

Segala aspek dalam Islam tercerna dalam keperibadian dan kehidupan Rasulullah. Sepertimana kata Aishah r.a baginda adalah Al-Quran yang bergerak, kalau hendak tahu tentang Al-Quran lihatlah pada diri Rasulullah. Maka, mengetahui dan memahami sirah Nabi Muhammad adalah kewajiban bagi umat Islam kerana bagindalah idola bagi umat Islam.

Keperluan mengkaji kisah Rasulullah adalah:

1. Memahami peribadi Rasulullah menerusi penghidupan dan suasana hidup baginda supaya kita memahami baginda bukanlah sebagai manusia pintar tetapi adalah pesuruh Allah yang menerima wahyu dan taufiq daripadaNya.
2. Supaya manusia seluruhnya dapat meniru dan mengikut suatu contoh yang unggul dalam segenap lapangan hidup yang harmoni dan menjadikannya dasar hidup.
3. Membantu memahami isi kandung Al-Quran kerana isi Al-Quran diturunkan berdasarkan kejadian sejarah hidup Rasulullah
4. Hidup Rasulullah adalah gambaran dan dimensi yang jelas prinsip-prinsip Islam.

Persamaan Rasulullah dengan kita.

Selalu kita merasakan Rasulullah adalah manusia yang sangat jauh bezanya dengan kita. Kedudukan yang berbeza membuatkan kita sukar untuk mencontohi baginda. Cuba kita selami persamaan yang wujud antara kita dan Rasulullah agar dengan itu kita mampu meneladani baginda.

1. Rasulullah adalah pemuda semasa ia menerima wahyu dan berdakwah menyebarkan Islam. Kita juga adalah golongan pemuda yang penuh tenaga dan wibawa. Pemuda adalah golongan yang mampu membawa perubahan kepada bangsa dan agama. Jadilah kita pemuda yang merubah sejarah peradaban manusia masa kini sepertimana Rasulullah s.a.w di zamannya.
2. Rasulullah s.a.w lahir di zaman jahiliyyah yang sangat memuncak: Hamba abdi, seks, wanita, arak, perjudian, tindas menindas, riba’ dan sebagainya. Kita juga berada di dalam zaman yang sama tetapi di era moden dan IT.
3. Rasulullah mempamerkan contoh bagi setiap manusia untuk setiap peringkat kehidupan; Baginda adalah seorang bapa, pemimpin, anak, pemuda, businessman, penternak, pendidik, suami dan ketua turus tentera. Bagi wanita, isteri-isteri baginda adalah contoh terbaik untuk diteladani; Siti Khadijah, Aishah dan lain-lain.
4. Rasulullah adalah Hero kepada masyarakat dan umatnya. Asalnya dia adalah seorang yang biasa, tapi berubah dari Zero to Hero. Apakah panduannya? Itulah Al-Quran yang memandu baginda menjadi Hero di dalam masyarakat dan umat seluruhnya. Allah yang memberi hidayah dan sokongan. Kita perlu mengambil iktibar untuk menjadi Hero dalam masyarakat sepertimana Rasulullah lakukan dalam hidupnya.

Kesimpulan:

Menyambut Maulidur Rasul bukan sekadar memperingati baginda tetapi cuba berusaha lebih dari itu dengan mempelajari sirah Nabi s.a.w dan mengambil iktibar dan seterusnya mengamalkannya dalam kehidupan. Sebagai pelajar, inilah peluang keemasan untuk mempelajari sirah Nabi Muhammad yang dicintai.

Kita cuba perincikan aplikasi-aplikasi yang praktikal dalam kehidupan sebagai pelajar. Kami meyakini hanya usaha ini yang akan menambah nilai (Added Value) diri pelajar di sini sebagai bekal membina keperibadian yang unggul (Personal Character) dan mulia sebagai modal insan yang berguna untuk Agama, Bangsa dan Negara.

Ramai orang mengatakan belum cukup ilmu apabila ditanyakan mengapa
tidak menegur orang yang berbuat salah. Tidak kurang juga yang
mengatakan diri sendiri belum baik, mengapa perlu menegur orang lain.
Bahkan ada juga yang mengatakan perlu apa menjaga tepi kain orang, tak
perlu jadi 'busy body'. Adakah kita semakin menjadi manusia yang
individualistik? Amat mementingkan diri sendiri? Dan banyak lagi
alasan lain untuk tidak menegur..

Barangkali sifat merendah diri atau memikirkan kelemahan dan
kekurangan diri menjadikan kita tidak yakin dan akhirnya meninggalkan
usaha mengajak kebaikan.

Persepsi Diri Yang Salah

Ada di antara kita yang memandang zaman ini menegur orang biarlah
kepada mereka yang ber'authoriti' . Serahkan sahaja pada pak imam,
ustaz atau ustazah. Ada yang berpendapat untuk menegur orang lain diri
perlu menjadi maksum. Malu dengan latar belakang keluarga yang tidak
sempurna didikan agama.

Kewajipan Nasihat Menasihati Bukanlah Untuk Orang Tertentu

Sudilah memberi teguran yang baik dan berhikmah, kerana tanpanya
manusia akan selalu terbabas. Fitrah manusia yang selalu lupa dan
terburu-buru, seringkali diruntun oleh gelodak nafsu. Berbanggalah
diri sebagai seorang Islam, menjadikan kita ini sebahagian dari
masyarakat yang membentuk manusia dari dalam dan luaran.

Jika berdiam sahaja melihat buasnya dunia meladeni manusia, alamat
kita sedang menuju kehancuran. Bukan sahaja melibatkan perhubungan
sesama manusia, bahkan menyebarkan barah kepada bidang ekonomi,
politik, pendidikan dan akhirnya diri sendiri. Terlalu mengharapkan
orang lain kadangkala hanya meninggalkan harapan sahaja..

ALlah memberitahu di dalam al Quran yang bererti, hendaklah ada
sebahagian dari golongan yang menyeru kepada kebaikan dan melarang
kepada kemungkaran. Mereka itulah orang yang berjaya. (Surah Ali Imran
: 104) Golongan yang disebutkan menurut Dr Abdul Karim Zaidan di dalam
bukunya Usul Ad Dakwah adalah orang Islam itu sendiri. Kita adalah
umat yang terbaik yang lahir dari kelompok manusia wajib untuk
mengajak kepada kebajikan dan mencegah kemungkaran. Hukumnya sudah
menjadi wajib pada masa kini kerana golongan yang menegur itu semakin
mengecil jumlahnya.

Menasihati bukan satu cara sahaja

Mereka yang rugi antaranya adalah yang tidak mahu berpesan-pesan
kepada perkara kesabaran dan kebenaran. Tidak perlu dengan
mengeluarkan hadith atau ayat al Quran yang kadangkala mad'u pun tidak
tercapai akalnya hendak menerima (sebab ia sendiri jahil mengenainya) .

Seorang Islam yang hebat mempunyai daya pemikiran yang kretif dan
mempunyai semangat yang tidak putus-putus untuk mengajak manusia
kepada kebaikan. Ada daya dengan tangan, maka penyampaian nasihat
melalui tulisan, lukisan atau dengan kekuatan tangan. Menyentuh hati
kadangkala lebih berjaya dengan diri kita yang menunjukkan kebaikan.
Sentiasa bermanis muka, tersenyum, tidak mudah marah, suka menolong,
lidahnya tidak celupar menuturkan kata.

Tentulah wahai tuan, ALlah tidak melihat kepada natijah kepada usaha.
Sebab prinsip asas yang diterangkan di dalam al Quran adalah usaha
untuk mencapainya. Yang empunya kejayaan, kemenangan dalam
ketentuanNya, bukan kita. Menasihati sesama manusia menyuburkan benih
persaudaraan melalui kasih sayang dan kemaafan.

12 Barisan di akhirat

Suatu ketika, Muaz b. Jabal r.a mengadap Rasulullah
SAW dan bertanya: "Wahai Rasulullah, tolong huraikan
kepadaku mengenai firman Allah SWT: "Pada sangkakala
ditiup,maka kamu sekalian datang berbaris-baris" Surah
An-Naba':18

Mendengar pertanyaan itu, baginda menangis dan basah
pakaian dengan air mata. Lalu menjawab: "Wahai Muaz,
engkau telah bertanyakan kepada aku, perkara yang amat
besar, bahawa umatku akan diiring, dikumpulkan
berbaris-baris menjadi 12 barisan, masing-masing
dengan pembawaan mereka sendiri...." Maka dinyatakan
apakah 12 barisan tersebut :-

Barisan Pertama
Di iring dari kubur dengan tidak bertangan dan
berkaki. Keadaan mereka ini dijelaskan melalui satu
seruan dari sisi Allah Yang Maha Pengasih: "Mereka itu
adalah orang-orang yang sewaktu hidupnya menyakiti
hati jirannya, maka demikianlah balasannya dan tempat
kembali mereka adalah neraka..."

Barisan Kedua
Diiring dari kubur berbentuk babi hutan. Datanglah
suara dari sisi Allah Yang Maha Pengasih: "Mereka itu
adalah orang yang sewaktu hidupnya meringan-ringankan
solat, maka inilah balasannya dan tempat kembali
mereka adalah neraka..."

Barisan Ketiga
Mereka berbentuk keldai, sedangkan perut mereka penuh
dengan ular dan kala jengking. "Mereka itu adalah
orang yang enggan membayar zakat, maka inilah
balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."


Barisan Keempat
Diiring dari kubur dengan keadaan darah seperti air
pancutan keluar dari mulut mereka. "Mereka itu adalah
orang yang berdusta di dalam jualbeli, maka inilah
balasannya dan tempat mereka adalah neraka..."

Barisan Kelima
Diiring dari kubur dengan bau busuk daripada bangkai.
Ketika itu Allah SWT menurunkan angin sehingga bau
busuk itu mengganggu ketenteraman di Padang Mahsyar.
"Mereka itu adalah orang yang menyembunyikan perlakuan
derhaka takut diketahui oleh manusia tetapi tidak pula
rasa takut kepada Allah SWT, maka inilah balasannya
dan tempat kembali mereka adalah neraka..."

Barisan Keenam
Diiring dari kubur dengan keadaan kepala mereka
terputus dari badan. "Mereka adalah orang yang menjadi
saksi palsu, maka inilah balasannya dan tempat kembali
mereka adalah neraka..."

Barisan Ketujuh
Diiring dari kubur tanpa mempunyai lidah tetapi dari
mulut mereka mengalir keluar nanah dan darah. "Mereka
itu adalah orang yang enggan memberi kesaksian di atas
kebenaran, maka inilah balasannya dan tempat kembali
mereka adalah neraka..."

Barisan Kelapan
Diiring dari kubur dalam keadaan terbalik dengan
kepala ke bawah dan kaki ke atas. "Mereka adalah orang
yang berbuat zina, maka inilah balasannya dan tempat
kembali mereka adalah neraka..."

Barisan Kesembilan
Diiring dari kubur dengan berwajah hitam gelap dan
bermata biru sementara dalam diri mereka penuh dengan
api gemuruh. "Mereka itu adalah orang yang makan harta
anak yatim dengan cara yang tidak sebenarnya, maka
inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah
neraka..."

Barisan Kesepuluh
Diiring dari kubur mereka dalam keadaan tubuh mereka
penuh dengan penyakit sopak dan kusta. "Mereka adalah
orang yang derhaka kepada orang tuanya, maka inilah
balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."


Barisan Kesebelas
Diiring dari kubur mereka dengan berkeadaan buta
mata-kepala, gigi mereka memanjang seperti tanduk
lembu jantan, bibir mereka melebar sampai ke dada dan
lidah mereka terjulur memanjang sampai ke perut mereka
dan keluar beraneka kotoran. "Mereka adalah orang yang
minum arak, maka inilah balasannya dan tempat kembali
mereka adalah neraka..."

Barisan Kedua Belas
Mereka diiring dari kubur dengan wajah yang
bersinar-sinar laksana bulan purnama. Mereka melalui
titian sirat seperti kilat. Maka,datanglah suara dari
sisi Allah Yang Maha Pengasih memaklumkan: "Mereka
adalah orang yang beramal salih dan banyak berbuat
baik. Mereka menjauhi perbuatan derhaka, mereka
memelihara solat lima waktu, ketika meninggal dunia
keadaan mereka sudah bertaubat, maka inilah balasannya
dan tempat kembali mereka adalah syurga, mendapat
keampunan, kasih sayang dan keredhaan Allah Yang Maha
Pengasih..." Jika engkau mahukan kemesraan dengan
Allah, maka garanglah terhadap dirimu sendiri. Jika
engkau merasakan manisnya berhubung dengan Allah,
tahulah engkau betapa peritnya berpisah
denganNya... ..Wallahua' alaam

Catatan Terbaru Catatan Lama Laman utama